Makan Mie Instan selain bikin ketagihan, ternyata bisa bikin INI juga loh !!

Mie Instan Goreng Lezat Mie Instan Goreng Lezat

Mie instan merupakan makanan sehat yang populer di berbagai daerah. Selain rasanya yang bikin ketagihan, harganya juga sangat terjangkau.
Namun risiko makan mie terlalu cepat, terutama jika Anda makan terlalu banyak, sering dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan.

makanan cepat saji
Resep Mie Instan (iStockphoto/whitewish)

Meskipun informasi nutrisi untuk setiap makanan cepat saji bervariasi, biasanya mengandung bahan-bahan berikut;

Ini mengandung 188 kalori.
27 gram lemak
7 gram lemak total
5 gram protein
1 gram serat
891 mg natrium.
16 persen
13 persen folat.
10 persen mangan
9 persen besi.
9 persen niasin.
Riboflavin 6 persen
Mie instan yang terbuat dari tepung terigu seringkali mengandung zat tertentu seperti zat besi dan vitamin B yang merupakan nutrisi tambahan untuk membuat mie menjadi enak.

Tapi mie instan tidak mengandung nutrisi penting yang cukup untuk memberi manfaat bagi tubuh. Misalnya protein, serat, vitamin A, vitamin C, vitamin B12, kalsium, magnesium, dan kalium.


Bahaya makan mie terlalu cepat
Misalnya, risiko makan mie instan tidak baik karena kurang gizi. (iStockphoto/vadimguzawa)

Karena mie instan bukanlah makanan umum, mereka tidak boleh dimakan dalam jumlah besar setiap hari karena dapat menghadapi masalah berikut;

1. Ketimpangan
Hasil dari sebuah penelitian di Korea menunjukkan bahwa orang yang rutin makan mie instan memiliki asupan yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak.

Selain meningkatkan risiko malnutrisi, seringnya ngemil mie juga bisa memengaruhi nutrisi Anda, sehingga Anda bisa makan lebih sehat.


2. Penurunan fungsi ginjal.
Nutrisi yang ditambahkan ke mie instan sangat tinggi natrium, dan garam yang ditambahkan dapat berdampak negatif pada fungsi ginjal.

Jika asupan natrium terus meningkat, yang terjadi adalah natrium menumpuk di dalam tubuh, yang meningkatkan risiko kanker usus besar.


3. Makanan
Ingat, mie instan adalah makanan yang sulit dicerna, sehingga sistem pencernaan Anda harus bekerja lebih keras untuk memecahnya.

Jadi jika mie instan dimakan dalam waktu seminggu, bisa menyebabkan masalah makanan seperti diare, kembung atau kembung.


4. Hati
Contoh salah satu risiko makan mie instan adalah risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung akibat tingginya kadar natrium dan MSG (Istockphoto/stevanovicigor)
Setiap bungkus mie biasanya mengandung MSG (monosodium glutamat), sodium dan banyak kalori.

MSG dan sodium menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.


5. Sindrom Metabolik
Ketika tubuh Anda menjadi terbiasa dengan makanan cepat saji, biasanya akan rendah sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, daging dan ikan.

Akibat kebiasaan ini, ada risiko sindrom metabolik dan gejala penumpukan lemak perut, tekanan darah tinggi, hiperglikemia, hiperglikemia.

Anda bisa makan mie meskipun berisiko memakannya terlalu cepat. kecuali di bidang terkait tetapi tidak biasa.

Selain itu, mie instan bukan pengganti makanan utama dan harus dimakan dengan makanan bergizi lainnya seperti sayuran hijau atau protein.